
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Setelah belasan tahun dinanti oleh masyarakat kecamatan Long Kali, akhirnya jembatan Sungai Sangar dibangun oleh Pemkab Paser melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Jembatan Sungai Sangar sebagai bagian mwujudkan Paser MAS (Maju, Adil, Sejahtera) dengan biaya Rp 19,6 miliar tersebut dimulai pembangunannya tahun ini yang ditandai dengan Groundbreaking oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli, di Desa Muara Lambakan, Sabtu (6/7/2024).
Jembatan Sungai Sangar dibangun dengan spesifikasi yang menjanjikan konektivitas lebih baik bagi warga setempat yang menghubungkan Desa Perkuwen, Desa Muara Lambakan, dan Desa Kepala Telake.
Dengan panjang bentang 60 meter dan lebar 6 meter, jembatan ini dirancang sebagai Jembatan Permanen Kelas B.
Konstruksinya menggunakan bahan baja dengan pondasi tiang pancang, menjamin kekuatan dan ketahanan jembatan untuk jangka panjang.
Pemilihan spesifikasi ini tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas penduduk di tiga desa yang terhubung
Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya menegaskan tujuan utama pembangunan jembatan ini dapat mengubah wajah kehidupan masyarakat setempat, terutama dalam hal mobilitas dan akses ekonomi.
“Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk membantu masyarakat Kecamatan Long Kali, khususnya Desa Muara Lambakan dan Kepala Telake dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan dampak positif yang diharapkan dari pembangunan jembatan ini mulai peningkatan Mobilitas: Jembatan ini akan memudahkan pergerakan warga antar desa, mempersingkat waktu tempuh, dan meningkatkan aksesibilitas.
“Supaya proses pembangunan di kedua desa itu bisa berjalan dengan lancar. Termasuk pembangunan aliran listrik PLN bisa sampai ke Desa Kepala Telake yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Semua itu dilakukan agar perekonomian masyarakat semakin meningkat,” ungkapnya. (Adv)






