
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Polres Paser mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing berbagai isu provokasi oleh kabar hoax yang ramai disebarkan melalui berbagai jejaring media sosial dan perpesanan.
Hal itu disampikan Kapolres Paser AKBP Eko Susanto saat menggelar Konferensi Pers akhir tahun 2021 di Rupatama Mapolres Paser, Kamis (30/12/2021).
“Penggunaan handphone menjadi hal biasa, bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, namun itu juga bisa menjadi celah atau pintu baru untuk dimanfaatkan ke arah negatif,”
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto
Kabar hoax ini, kata Eko, bila tidak disikapi dengan baik, maka sangat rawan menyebabkan perpecahan serta bisa berpotensi menimbulkan konflik.
“Masyarakat harus cerdas tidak mudah percaya tipu daya yang sering digunakan oleh kepentingan individu atau kelompok tertentu,” jelasnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Perwira dengan pangkat dua melati dipundaknya itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Bumi Daya Taka.
“Mari kita hindari, cegah, dan tidak melakukan penyebaran berita hoax, terlebih memproduksi berita hoax yang bisa mengganggu kondisi di Kabupaten Paser,” pesannya. (rh)







