
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser memastikan dua orang warga Paser terkonfirmasi positif terpapar virus corona atau Covid-19.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Amir Faisol menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers di ruang media Center Covid-19, Sabtu (18/4/2020).
“Kami sampaikan dua orang terkonfirmasi positif virus corona yang selanjutnya kita sebut P1 dan P2, ” kata Amir Faisol.
Dia menyebut kesimpulan itu berdasarkan hasil swab yang telah dikeluarkan pihak Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.
Dua orang yang terjangkit Covid-18 tersebut memiliki riwayat perjalanan yang berbeda-beda.
“Hasil swab terkonfirmasi positif, P1 klaster peserta ijtima gowa yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan sedang dalam karantina khusus,” ucapnya.
“Sedangkan P2 merupakan PDP atau Pasien dengan Pengawasan sejak 6 April dengan riwayat perjalanan dari Balikpapan dan Samarinda,” tuturnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Saat ini kedua warga tersebut telah menjalani perawatan dan pengawasan di dalam ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya yang menjadi rujukan untuk pasien penderita Covid-19.
“Sejak kemarin malam, satu orang karena sebelumnya ODP sudah dinaikan statusnya menjadi PDP dan saat ini di isolasi RSUD Panglima Sebaya,” ucapnya.
Langkah cepat pun telah dilakukan, lanjutnya, Gugus Tugas Covid-19 Paser dengan berupaya mentracing orang yang pernah kontak dengan para kasus positif tersebut.
“Selain itu orang-orang yang terdekat di karantina sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif, dan seluruh ODP juga akan di swab,” ujarnya.
Meski demikian, Amir Faisol mengimbau agar warga tidak panik, tetapi selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19.
“Ikuti anjuran pemerintah, tetap dirumah dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Sabtu (18/4/2020) tercatat ODP sebanyak 51 orang, PDP sebanyaj 10 orang dan kasus positif sebanyak 2 orang. (adv/dkisp)






