
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gerbong mutasi pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Paser kembali digulirkan, untuk yang ketiga kalinya ini mengarah jenjang administrator dan pengawas.
Sedangkan dua sebelumnya selama pemerintahan Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati (Wabup) Syarifah Masitah Assegaf, pada 3 September 2021 dan 8 Oktober 2021 lalu.
“Ini, ketiga kalinya pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Paser sejak masa pemerintahan kami,” ungkap Bupati Paser dr Fahmi Fadli saat melantik dan mengambil sumpah jabatan di gedung Awa Mangkuruku, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Para pejabat yang baru dilantik, lanjut Ia, telah melalui banyak pertimbangan berdasarkan kinerjanya selama delapan bulan terakhir.
“Pejabat yang dilantik hari ini, merupakan pilihan yang tepat untuk berada pada posisinya, berdasarkan banyak pertimbangan. Karena kami ingin para pejabat, menjadi bagian penting dalam mencapai Paser maju, adil dan sejahtera,” ucapnya.
Sebagai bagian tak kalah penting, Bupati Fahmi pun menghimbau kepada para pejabat yang baru dilantik agar memposisikan diri menjadi pejabat milenial sekaligus pejabat digital. Sehingga tak ketinggalan dengan laju pertumbuhan teknologi.
“Saat ini, saudara semua hidup di zaman serba mudah, dengan bantuan teknologi dan informatika. Karena itu, jadikan teknologi sebagai alat bantu untuk memperlancar tugas keseharian, dan bukan sebagai kendala penghalang laju karir anda,” ujarnya.

Disamping itu, Bupati Fahmi berharap kepada para pejabat baru agar menjalankan tugas, fungsi dan kewajibannya dengan sungguh-sungguh.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan, dan dipertanggungjawabkan, baik dari segi administratif maupun moril,” tandasnya. (sad)






