
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser melakukan tes Swab di pos pantau perbatasan Kabupaten Paser dengan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Tes Swab tersebut ditujukan kepada warga ber-KTP Kabupaten Paser sehabis melakukan perjalanan dari Kabupaten Tanah Bumbu yang diketahui memiliki 140 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Amir Faisol mengatakan, tes swab secara acak ini sebagai deteksi dini potensi pencegahan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan dari Kalsel.
“Atas dasar pertimbangan memiliki kasus positif yang cukup tinggi di Kalsel itulah Gugus Tugas akan terus memperketat pengawasan di daerah perbatasan,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Amir Faisol
Amir menyebut, tes swab acak hanya dilakukan kepada 25 orang pelintas sebagai uji sampel untuk melihat potensi penyebaran Covid-19 dari Kabupaten Tanah Bumbu.
“Hasil uji sampel swab 25 orang ber-KTP Paser di perbatasan Batu Engau – Tanah Bumbu. Semuanya dinyatakan negatif Covid-19,” ucapnya.
Selain melakukan tes Swab di perbatasan Batu Engau – Kalsel, Gugus Tugas Covid-19 Paser juga melakukan rapid test kepala para pelintas di perbatasan Paser – Kalsel lainnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
“Di perbatasan Kecamatan Muara Komam dengan Kalsel juga dilakukan rapid test dan seluruh hasilnya dinyatakan non reaktif,” jelasnya.
Dia juga mengimbau agar warga tidak panik, akan tetapi selalu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.
“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Jangan lupa untuk melaporkan diri setelah melakukan perjalanan dari zona merah,” pungkasnya. (adv/dkisp)






