
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser kembali menyatakan tiga orang pasien positif dari Klaster Ijtima Gowa sembuh dari virus Corona atau Covid-19 pada Selasa (16/6/2020).
“Dari hasil yang diterima Gugus Tugas Paser hari ini ada 3 pasien sembuh Covid-19,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser
Ketiga pasien yang sembuh tersebut yakni PSR 11, seorang Perempuan berusia 30 tahun dan merupakan istri klaster Gowa atau istri dari PSR 6 berasal dari Kecamatan Long Kali.
Kemudian pasien sembuh lainnya PSR 14 seorang laki laki berusia 30 tahun merupakan pelaku perjalanan Ijtima Gowa yang berasal dari Kecamatan Kuaro.
Lalu PSR 15 seorang laki laki berusia 22 tahun juga memiliki riwayat perjalanan dari Ijtima Gowa yang berasal dari Kecamatan Long Kali.
“PSR 11 dan PSR 14 adalah kasus yang di rawat di RSUD Panglima Sebaya sejak 4 Mei 2020. PSR 15 adalah kasus yang di rawat di RSUD Panglima Sebaya sejak 16 Mei 2020,” ucapnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dengan bertambahnya kasus sembuh di Kabupaten Paser, total pasien sembuh mencapai 12 kasus dari 20 kasus terkonfirmasi positif.
Delapan kasus yang tersisa, sebanyak 3 kasus di rawat
di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya di RSUD Panglima Sebaya dan 5 lainnya di rawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
Amir mengimbau agar masyarakat tidak panik, akan tetapi selalu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.
“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Jangan lupa untuk melaporkan diri setelah melakukan perjalanan dari zona merah,” pungkasnya. (adv/dkisp)






