
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser menggelar rapat koordinasi percepatan vaksinasi massal Covid-19 di Ruang Rapat Utama Polres Paser, Senin (14/6/2011) pagi.
Rapat koordinasi itu dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Romif Erwinadi, Wakapolres Paser Kompol Dodik Hartono dan Kasdim 0904/Tng Mayor Czi Edi Purwanto.
Hadir pula kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait seperti Dinkes, BPBD, Disperindagkop, Dishub, Satpol PP, serta Kapolsek, Danramil dan perwakilan Camat Tanah Grogot.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Romif Erwinadi mengatakan rakor mengenai vaksinasi ini cukup penting mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
“Hal ini menuntut seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 ini,”
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Romif Erwinadi
Khusus di ruang lingkup Pemkab Paser, lanjut Romif, target vaksinasi massal dengan sasaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) akan dipercepat.
“Apabila PNS atau PTT ada menolak tanpa alasan kesehatan, maka akan disiapkan sanksi penundaan pemberian tunjangan atau penundaan pemberian honor,” ucapnya.
Romif menyebut alasan penekanan kewajiban vaksinasi bagi PNS dan PTT karena keduanya merupakan ujung tombak Pemerintah dalam bertugas melayani masyarakat.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sementara itu, Kadis Kesehatan Amir Faisol dalam rakor tersebut memaparkan vaksinasi massal yang dilakukan Satgas adalah untuk memperluas cakupan vaksinasi di Kabupaten Paser yang masih berada di angka 31%.
Angka 31% itu, tambah Amir, terdiri dari tiga kelompok sasaran vaksinasi yakni tenaga kesehatan, pelayan publik dan lanjut usia (lansia).
“Angka komulatif capaian vaksinasi di Paser masih cukup rendah dibandingkan daerah lain di Kaltim yang mencapai 40% hingga 60%,’ kata Amir.
Upaya lain untuk memperluas cakupan vaksinasi khususnya lansia, Satgas mendirikan pos vaksinasi yang terletak di halaman BRI Tanah Grogot yang menyasar para lansia penerima Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro atau BPUM.
“Selama dua hari pelaksanaan, Satgas telah memvaksin puluhan lansia, dan ini direncanakan akan berlangsung selama seminggu kedepan,” pungkasnya.
Amir pun memastikan stok vaksin masih mencukupi untuk kegiatan vaksinasi massal. Pihaknya.mengaku stok vaksin yang dimiliki Dinkes Paser mampu untuk memvaksin 1.500 orang. (adv)






