
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Derap langkah tegap dan serentak yang ditunjukkan oleh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) merah-putih Kabupaten Paser itu mendapatkan perhatian dari Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah.
Hal itu terjadi usai peringatan upacara peringatan HUT ke-67 kemerdekaan RI yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Paser Jalan RM Noto Sunardi, Kota Tana Paser, Selasa (17/8/2021) pagi.
Tak segan-segan, Bupati didampingi Wabup beserta unsur Forkopimda secara menemui langsung para Paskibra untuk memberikan ucapan selamat karena telah memberikan penampilan terbaik.
“Selamat kalian semua telah melaksanakan tugas dengan baik,”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli didampingi Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah
Bupati dalam kesempatan itu juga mengingatkan para anggota Paskibra Paser bahwa momentum peringatan HUT ke-67 kemerdekaan ini sebagai penyemangat diri dalam meraih cita-cita di masa mendatang.
“Semoga ini mampu mengobarkan semangat kita dalam mencapai cita-cita,” ucapnya.
Dia juga sangat berharap Anggota Paskibra ini mereka menjadi pribadi yang memiliki semangat untuk mengabdi dan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.
“Semoga kedepan bertambah semangat dan terima kasih atas dedikasinya,” tuturnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Sebelumnya, Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf mengukuhkan 37 anggota Paskibra Merah Putih Kabupaten Paser tahun 2021 di Pendopo Bupati Paser, Kota Tana Paser, Senin (16/8/2021).
Dalam kesempatan itu Wabup mengingatkan, bahwasanya sebagai generasi penerus dan khususnya bagi Paskibra bukan hanya belajar dan memperdalam sejarah kebangsaan.Tetapi memaknainya dan meneladani semangat perjuangan dari para pahlawan dan pendiri bangsa ini.
“Generasi muda bukan lagi berjuang mempertaruhkan fisik atau nyawa, tetapi berjuang melawan hasrat dan keinginan diri sendiri terhadap pengaruh budaya luar yang negatif,” kata Wabup. (adv)






