
MNEWSKALTIM.COM, PAPUA – Satuan Tugas (satgas) Pencegahan dan Penanganan (SGPP) Covid-19 Papua mengkonfirmasi sejumlah orang yang terlibat PON XX Papua positif Covid-19. Setidaknya ada 26 orang atlet, ofisial, dan panitia pelaksana (panpel) yang terpapar.
PON XX Papua menjadi salah satu gelaran pertama yang dilaksanakan saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Kekhawatiran akan adanya klaster baru pun menyeruak saat ajang ini bergulir.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Timika menjadi tempat ditemukannya kasus positif Covid-19 pertama di PON XX Papua dan hingga kini, ada 29 orang yang terinfeksi. Jubir SGPP Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule, mengatakan ke-29 orang yang terpapar itu terdiri atas atlet, ofisial, dan panpel, Selasa (5/10).
Dari laporan yang diterima, rata-rata orang yang terkena Covid-19 bergejala ringan, bahkan ada juga yang tanpa gejala. Sejumlah orang yang positif tersebut memiliki efek demikian karena sudah divaksin sebelum berangkat ke Papua.
“Seluruhnya sudah divaksin di daerahnya sebelum datang ke Papua untuk mengikuti PON XX,”
Jubir SGPP Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule
Penyebaran ke-29 orang yang terinfeksi Covid-19 pada PON XX Papua yaitu 13 orang di Timika, tujuh di Kabupaten Jayapura, enam orang di Kota Jayapura, dan tiga orang di Merauke.
Saat ini, para korban positif Covid-19 menjalani isolasi di tempat yang sudah pemda setempat. Dua tempat isolasi yang disediakan di antaranya adalah tempat isolasi terpusat terapung KM Tidar untuk Jayapura dan KM Sirimau di Merauke. (kj)






