
MNEWSKALTIM.COM, PAPUA – Satuan Tugas (satgas) Pencegahan dan Penanganan (SGPP) Covid-19 Papua mengkonfirmasi sejumlah orang yang terlibat PON XX Papua positif Covid-19. Setidaknya ada 26 orang atlet, ofisial, dan panitia pelaksana (panpel) yang terpapar.
PON XX Papua menjadi salah satu gelaran pertama yang dilaksanakan saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Kekhawatiran akan adanya klaster baru pun menyeruak saat ajang ini bergulir.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Timika menjadi tempat ditemukannya kasus positif Covid-19 pertama di PON XX Papua dan hingga kini, ada 29 orang yang terinfeksi. Jubir SGPP Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule, mengatakan ke-29 orang yang terpapar itu terdiri atas atlet, ofisial, dan panpel, Selasa (5/10).
Dari laporan yang diterima, rata-rata orang yang terkena Covid-19 bergejala ringan, bahkan ada juga yang tanpa gejala. Sejumlah orang yang positif tersebut memiliki efek demikian karena sudah divaksin sebelum berangkat ke Papua.
“Seluruhnya sudah divaksin di daerahnya sebelum datang ke Papua untuk mengikuti PON XX,”
Jubir SGPP Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule
Penyebaran ke-29 orang yang terinfeksi Covid-19 pada PON XX Papua yaitu 13 orang di Timika, tujuh di Kabupaten Jayapura, enam orang di Kota Jayapura, dan tiga orang di Merauke.
Saat ini, para korban positif Covid-19 menjalani isolasi di tempat yang sudah pemda setempat. Dua tempat isolasi yang disediakan di antaranya adalah tempat isolasi terpusat terapung KM Tidar untuk Jayapura dan KM Sirimau di Merauke. (kj)






