
MNEWSKALTIM.COM, KUARO – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Paser melaksanakan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahap II dikawasan Desa Kendarom, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Rabu (17/11/2021).
PSR tahap II diresmikan oleh Bupati Paser Fahmi Fadli, yang ditandai dengan pemukulan gong, penanaman bibit sawit secara simbolis, dan penumbangan serta penchippingan pohon sawit yang disaksikan Kepala Disbunnak Paser Djoko Bawono dan sejumlah undangan.
Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan Pemerintah Kabupaten Paser melalui dinas terkait selalu mendorong program-program berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
“Lahan sawit merupakan aset bagi masyarakat sebagai sumber pendapatan, untuk itu perlu dorongan dan dukungan,”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli
Program strategis nasional berupa PSR tahap kedua ini, lanjut Fahmi, ditujukan ke 76 petani sawit anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Makmur, Desa Kendarom.
“PSR tahap dua ini sekitar 109,5 hektare yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS),” terangnya.
Fahmi juga mengingatkan bahwa kondisi saat ini dunia teknologi pertanian berkembang pesat dan dinamis sehingga membutuhkan kolaborasi antar stakeholder.
Baca Juga :
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
- Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Beri Insentif PPN untuk Kelas Ekonomi
- Bangunan Tanpa Izin Jadi Sorotan, Pemkab Paser Perkuat Pengawasan
- Dampak BBM Naik Mulai Terasa, ASN Diminta Lebih Bijak Kelola Pengeluaran
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
“Perlu keterpaduan yang baik antara kebijakan pemerintah, teori dan praktik di lapangan,” pesannya.
Fahmi juga menyatakan kesiapannya turut bersama-sam mendorong pemerintah pusat untuk penambahan kuota replanting bagi Kabupaten Paser
“Kalau toh saya harus ikut berkoordinasi memperjuangkan penambahan replanting saya siap untuk ikut berkoordinasi ke kementrian,” kata Fahmi. (ms/sh)







