
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kecamatan Tanah Grogot salah satu dari 10 wilayah di Kabupaten Paser yang telah melebihi capaian vaksinasi 70 persen dosis pertama.
“Per 21 Desember, capaian vaksinasi telah mencapai 73,4 persen dosis pertama, dan 63 persen untuk dosis kedua,”
Camat Tanah Grogot Muhammad Guntur, Jum’at (24/12/2021)
Meskipun cakupan vaksinasi telah melebihi target, kata Guntur, pihaknya tetap berupaya agar seluruh masyarakat Kecamatan Tanah Grogot bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
“Kami terus berusaha supaya warga Kecamatan Tanah Grogot bisa banyak yang tervaksin,” tuturnya.
Mantan Kepala Satpol PP Paser itu menyebut telah melakukan berbagai cara menarik minat masyarakat agar mau divaksin salah satunya dengan memberikan hiburan musik di lokasi vaksinasi.
“Seperti di Desa Muara Pasir, kami mencoba berinovasi dengan mengadakan hiburan electon supaya bisa menarik minat warga sambil saya sosialisasi terkait vaksin,” ucap Guntur.
Dengan cara ini terlihat antusias masyarakat yang ingin hadir untuk mendapatkan vaksin, terbukti hingga malam hari ada ratusan orang yang antre mendaftar.
“Kemarin itu saya juga tidak menyangka yang mendaftar itu 814, dan itu saya buka mulai jam 3 sore sampai jam 2 malam,” ungkapnya.
Baca Juga :
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
- Demi Naik Kelas, 101 Pekebun Sawit Paser Antusias Kuasai Sertifikasi ISPO
- SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Kegiatan vaksinasi yang dibuka dari sore hingga malam hari, sambungnya, dikarenakan mayoritas masyarakat di desa tersebut bekerja sebagai nelayan dan bekerja mulai pagi sampai siang.
“Masyarakat Desa Muara Pasir itu kan mayoritas nelayan, dan mereka itu kalau siang bekerja cari nafkah” jelas Guntur.
Menurutnya, hingga kini masih ada 2 desa yang cakupan vaksinasinya masuk kategori rendah karena terkendala akses yang sulit dijangkau yakni Desa Perepat dan Sungai Langir.
“InsyaAllah mulai Januari kami akan survey kesana untuk bisa meningkatkan capaian vaksinasi di desa itu,” kata Guntur. (ms)






