
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Paser akan menggandeng pers dalam sebuah forum.
Forum Media Sayang Perempuan dan Anak Indonesia yang dibentuk merupakan upaya mendukung pemberdayaan perempuan dan mencegah kekerasan pada anak.
“Forum ini mitra pemerintah daerah dalam program pemberdayaan perempuan serta mengkampanyekan anti kekerasan terhadap anak,”
Kabid Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan pada DP2KBP3A Paser Kasrani, Kamis (20/01/2022)
Menurutnya, peran pers atau media memiliki peran penting dalam mempublikasikan program responsif (kesetaraan) gender yang saat ini sedang galakkan Pemkab Paser.
“Responsif gender ini tidak hanya melibatkan kaum perempuan, tetapi juga laki-laki dalam setiap program pemerintah dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dukungan pubilkasi media sangat diperlukan,” jelasnya.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Selain itu, lanjut Kasrani, DP2KBP3A Paser juga terus mengampanyekan anti kekerasan terhadap anak melalui pemberitaan, kegiatan sosialisasi, dan kegiatan-kegiatan lainnya di forum tersebut.
“Diharapkan dengan adanya forum tersebut, para wartawan bisa menjadi garda terdepan dalam melawan gerakan kekerasan terhadap anak,” ucapnya.
Kemitraan dengan pers itu, sebagai bentuk sinergitas pemerintah dengan berbagai pihak dalam menyukseskan program responsif gender dan ramah anak.
“Kami menargetkan forum ini terbentuk Februari dan semoga bisa dikukuhkan oleh Pak Bupati,” kata Kasrani. (*/rh)






