Beranda / Pemkab Paser / Pemkab Paser Himpun Saran Masukan dalam Forum Konsultasi Publik 2023

Pemkab Paser Himpun Saran Masukan dalam Forum Konsultasi Publik 2023

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menghimpun berbagai saran dan masukan dalam rapat Forum Konsultasi Publik dalam rancangan awal RKPD tahun 2023, Senin (31/1/2022).

Kegiatan yang dibuka Bupati Paser dr. Fahmi Fadli berlangsung secara daring dan luring di ruang Rapat Sadurengas Pemkab Paser Jl Noto Sunardi, Tana Paser, Senin (31/1/2022).

Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan  konsultasi publik merupakan bagian dari proses penyusunan kebijakan pemerintah daerah, dalam hal ini RKPD Kabupaten Paser tahun 2023.

”Melalui ini seluruh pemikiran dan gagasan dari aspirasi publik dapat terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan daerah, sehingga rencana kerja yang disusun dapat tepat sasaran”

Bupati Paser, dr Fahmi Fadli

Dengan ditetapkannya Undang-undang tentang Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur, menurut Fahmi menjadi peluang bagi Kabupaten Paser untuk menggenjot sektor pertanian.

“Dengan upaya peningkatan perekonomian mandiri yang berbasis pertanian, akan tercipta kesejahteraan penduduk di sektor ini dan juga terpenuhinya ketersediaan pangan,” ucapnya.

Fahmi juga menyoroti beberapa permasalahan ketersediaan pangan di Kabupaten Paser, yakni adanya 18 desa yang rentan rawan pangan, 13 desa agak rentan pangan dan 4 desa sangat rentan pangan.

“Kami minta Camat menggiring Dokumen Perencanaan Desa dan Kabupaten, agar diarahkan dan digiring untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan dibantu Perangkat Daerah terkait,” tegasnya.

Prioritas lainnya berhubungan dengan peningkatan pelayanan publik melalui pemerintahan partisipatif. Dengan ini akan mengubah citra dan cara pandang dari masyarakat kepada pemerintah.

“Cara pandang masyarakat terhadap pelayan publik tercermin pada indeks kepuasan masyarakat dan itu harus didukung dengan pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Baca Juga :

Disisi lain, dalam mendukung visi Paser Maju Adil Sejahtera (MAS), Dia merencanakan peningkatan layanan infrastruktur serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

“Infrastruktur adalah permasalahan yang mendasar yang perlu dituntaskan untuk mensejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Selanjutnya, kecenderungan Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Paser yang lebih rendah dibandingkan IPM Provinsi, lanjutnya, menjadi permasalahan yang juga harus dituntaskan.

“Sehingga kedepan perlu peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan sosial dengan menekankan 3 komponen pembentuk IPM yakni Aspek Pendidikan, Aspek Kesehatan dan daya beli masyarakat,” jelasnya. 

Turut hadir Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Aseggaf, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Sekretaris  Daerah Paser  Katsul Wijaya, Asisten dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Paser.

Sementara dari unsur akademisi dihadiri Ketua STIE Widya Praja, Ketua STIPER Muhammadiyah, Dekan Fakultas Kehutanan dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. (*/rh)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *