
MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Tri Wahyuni terpilih sebagai Ketua Cabang Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim dalam musyawarah pembentukan Ketua Cabang FJPI Kaltim di Sekretariat FJPI Kaltim Jalan Juanda Samarinda pada Minggu, (13/2/2022).
Perempuan yang akrab disapa Yuni berhasil meraih suara aklamasi dari musyawarah yang dihadiri 2 pertiga dari 33 anggota FJPI Kaltim secara virtual.
Jurnalis perempuan yang memiliki sepak terjang di dunia jurnalisme ini telah terjun ke dunia jurnalisme sejak 1998 dan telah memiliki sertifikasi jurnalis tingkat utama.
Yuni juga aktif di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim sebagai Seksi Wartawan Bidang Hukum. Diapun saat ini menjabat sebagai Pimpinan Redaksi (Pimred) di media online Busam.id.
Setelah terpilih, Yuni menyampaikan rasa bersyukur karena telah dipercaya para anggota FJPI Kaltim untuk bisa menahkodai FJPI Kaltim.
Menurutnya dengan adanya FJPI di Kaltim bisa meningkatkan kapasitas diri jurnalis perempuan dalam pemberitaan. Contoh kasus yang diberikan, pemberitaan kekerasan perempuan dan anak.
“Banyaknya kebijakan sebuah media yang mengangkat pemberitaan kekerasan perempuan dan anak yang kurang memihak kepada perempuan itu sendiri. Ini menjadi kekhawatiran tersendiri,”
Tri Wahyuni
Dengan terbentuknya wadah jurnalis perempuan FJPI, kedepan bisa menyuarakan pendapatnya di perusahaan media masing-masing dan bisa menghasilkan berita yang notabenenya melindungi hak perempuan dan anak.
“Kami masih membuka penjaringan untuk jurnalis perempuan di Kaltim yang ingin masuk dalam FJPI. Banyak sekali jurnalis perempuan di Kaltim yang ingin sekali menyuarakan pendapatnya kepada pembangunan di Kaltim,” ucapnya.
Dia menjabarkan dalam struktural organisasi FJPI Kaltim terdapat sekretaris dan bendahara. Divisinya pun beragam. Ada Divisi Advokasi dan HAM, Diklat dan Litbang, l Pengembangan Organisasi, hingga Humas dan Antar Lembaga.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Sementara, Ketua Umum FJPI periode 2021-2024, Uni Zulfiani Lubis, menyatakan FJPI Kaltim menjadi salah satu cabang yang baru terbentuk.
“Ada 3 cabang yang akan terbentuk. Provinsi Kaltim, Provinsi Lampung, dan Provinsi NTB,” ucap Uni.
FJPI Kaltim, lanjutnya, akan secara resmi dikukuhkan pada peringatan Hari Perempuan Internasional yang dilaksanakan pada 5 Maret 2022 secara virtual.
“Ini nanti kita kukuhkan bersama di International Woman’s Day. Harapan kita kepada seluruh cabang FJPI yang ada di Indonesia bisa meningkatkan kapasitas diri jurnalis perempuan di setiap daerah,” pungkasnya.
Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) ialah organisasi yang dibentuk untuk jurnalis perempuan seluruh Indonesia. FJPI dibentuk agar seluruh jurnalis perempuan mampu berperan serta dalam pembangunan bangsa melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme sebagai jurnalis.
Selain itu, FJPI juga menjadi wadah serikat pekerja untuk memperjuangkan kesejahteraan jurnalis perempuan dan bantuan perlindungan hukum kepada jurnalis perempuan dalam melaksanakan profesinya. Tak terkecuali, menjadi sarana dalam mempersiapkan pemimpin perempuan yang bertanggungjawab menjalankan profesinya di tengah-tengah masyarakat, negara, dan bangsa Indonesia.
FJPI telah memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia. Seperti Provinsi Aceh, Provinsi Riau, Provini Jambi, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Jawa Timur. Kali ini, FJPI membuka cabang di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). (*)






