
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Pemkab Paser mendukung kegiatan balap ketinting yang digelar warga di bantaran Sungai Seratai, Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot menjadi agenda wisata tahunan daerah.
Wakil Bupati (Wabup) Paser Syarifah Masitah Assegaf menegaskan itu ketika menghadiri pembukaan balap ketinting yang diselenggarakan ke-18 kalinya itu pada, Rabu (6/7/2022).
“Perlombaan ketinting yang sangat digemari masyarakat ini diharapkan kedepannya bisa menjadi salah satu agenda pariwisata di Kabupaten Paser,”
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf
Menurut Wabup, lomba ketinting seperti ini termasuk jenis perlombaan seni, budaya tradisional yang perlu dilestarikan. Disporapar Paser, lanjut Wabup, bisa menangkap peluang pariwisata itu dengan mengemas agar lebih menarik dalam festival ketiting.
“Festival ketinting ini akan menumbuhkembangkan minat para generasi muda untuk terus melestarikan tradisi budaya kita,” ucapnya.
Ditambahkan, dengan masuknya unsur budaya daerah melalui balap ketinting ini, menjadi potensi untuk mempromosikan pariwisata Kabupaten Paser termasuk dalam menghadapi rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur (Kaltim).
“Banyak hal yang harus kita lakukan untuk menarik wisatawan. Terlebih potensi daerah pesisir dengan perahu ketinting sebagai ciri khasnya bisa jadi ikon memperkenalkan Paser lebih luas lagi,” tutur Wabup.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Selain itu, melalui penyaluran olahraga seperti ini, Wabup meyakini dapat menjadikan generasi muda Paser, menjadi generasi penerus yang sehat dan terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Ketika pemuda memiliki sarana untuk berkreativitas, dan berkompetisi yang sehat, maka kedepan mereka tidak mudah terjebak dalam bahaya narkotika dan minuman keras,” terangnya. (adv)






