Beranda / Pemkab Paser / Komitmen Bangun Desa, Bupati Paser Terima Penghargaan Lencana Bakti Ekonomi Desa dari Kemendes PDTT RI

Komitmen Bangun Desa, Bupati Paser Terima Penghargaan Lencana Bakti Ekonomi Desa dari Kemendes PDTT RI

MNEWSKALTIM.COM, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus menorehkan prestasi membanggakanKali ini Bupati Paser dr Fahmi Fadli menerima Lencana Bakti Ekonomi Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

Adapun penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar kepada Bupati Paser yang berlangsung di Hotel Grand Padis, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (17/11/2022).

Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas capaian 100 persen transformasi pengelola dana bergulir masyarakat eks PNPM-MPd menjadi BUM Desa Bersama Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di Kabupaten Paser.

“Kegiatan ini merupakan apresiasi Kementerian Desa PDTT kepada Pemkab Paser yang telah berkomitmen dalam menuntaskan transformasi pengelola dana bergulir masyarakat eks PNPM-MPd,”

Bupati Paser dr Fahmi Fadli didampingi Kepala DPMD Chandra Irwanadhi

Dia menyebut, dengan telah dilaksanakannya transformasi PNPM-MPd menjadi BUM Desa tersebut, diharapkan dapat mendukung implementasi Visi Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera) dalam meningkatkan perekonomian di pedesaan

“Pertumbuhan perekonomian di desa melalui BUM Desa, sejalan dalam visi Paser MAS mendukung percepatan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dijabarkan lebih lanjut, BUM Desa saat ini tidak hanya terpaku dalam pengelolaan dana pinjaman, tetapi telah berkembang dalam pembinaan dan pemberdayaan nasyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) desa.

“Semoga dengan berbagai peran yang dimiliki BUM Desa, keberadaannya dapat memberikan manfaat untuk kemajuan desa dan masyarakatnya,” tuturnya.

Baca Juga :

Sementara, Mendes PDTT yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, desa dengan segala kelebihannya memegang peranan penting dan signifikan dalam pengentasan daerah tertinggal. Oleh karena itu, desa harus menjadi beranda depan pembangunan khususnya di daerah tertinggal.

“Singkatnya, semakin berkualitas penggunaan dana desa akan semakin cepat peningkatan status desa. Inilah jalan lapang bagi kabupaten untuk entas dari status daerah tertinggal,” imbuh Gus Halim.

Dalam acara tersebut, Menteri Gus Halim juga memberikan beberapa penghargaan kepada 17 Kepala Desa se-Kabupaten Bondowoso dan 16 Kepala Desa se-Kabupaten Situbondo karena berhasil menjadi Desa Mandiri.

Penghargaan juga diberikan kepada Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Paser, Jembrana, Lombok Utara dan Tanah Laut yang berhasil mentransformasi pengelola dana bergulir masyarakat eks PNPM-MPd menjadi BUM Desa Bersama. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *