
MNEWSKALTIM.COM, BANDUNG – Rutan Georgia terus berbenah guna mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan studi tiru ke Lapas Perempuan Bandung, (27/5/2024) lalu.
Studi Tiru Ini langsung di dampingi Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad dan disambut baik oleh Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Bandung. Rombongan Rutan Grogot di perkenalkan berbagai macam pelayanan dan inovasi yang ada pada Lapas Perempuan Bandung.
Selama kunjungan, peserta studi tiru dari Ruta Grogot yang dikenal dengan nama Rutan Georgia (Grogot Ceria) itu berkeliling di area Lapas Perempuan Bandung. Mereka dapat melihat dapur, blok hunian, klinik, ruang bimker, fasilitas ibadah serta beranggang di Lapas tersebut.
Hal ini memungkinkan untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang operasional dan manajemen Lapas yang telah berhasil mencapai predikat WBK.
Dengan mengunjungi Lapas Perempuan Bandung, Karutan Georgia beserta Jajaran dapat belajar dari praktik terbaik yang diterapkan di institusi tersebut.Mengingat Rutan Georgia yang juga memiliki Warga Binaan Perempuan sehingga menjadi alasan Rutan Georgia memilih Melakukan Studi Tiru ke LPP Bandung tersebut.
Karutan Georgia Bayu Muhammad sangat berterimakasih atas jamuan yang diberikan oleh LPP Bandung dan berharap bisa menjadi inspirasi untuk Rutan Georgia.
“Terimakasih atas sambutannya, Semoga inovasi-inovasi terkait pelayanan kepada masyarakat dapat menjadi isnpirasi bagi kami nantinya,” Ucap Karutan Bayu Muhammad dalam keterangannya, Rabu (5/6/2024).
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Bayu Muhammad juga mengapresiasi Kepala Lapas Perempuan Bandung Tri Winarsih yang sangat mendukung dan siap bersinergi berbagai hal yang positif terkait dengan pelayanan maupun inovasi yang ada di Lapas Perempuan Bandung.
“Kami harap Studi tiru ini sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam pembangunan ZI menuju WBK di Rutan Georgia,” Pungkasnya.
Sebagai informasi juga, dalam rangkaian kunjungan kerjanya Bayu Muhammad dan jajaran juga mendatangi Rutan Kelas 1 Bandung sebagai ajang evaluasi guna peningkatan Pelayanan Prima di Rutan Georgia nantinya. (rd)






