
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dinamika organisasi sepak bola di Kabupaten Paser kembali menghangat. Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur secara resmi mencabut kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Paser periode 2023–2027. Keputusan ini berlaku efektif sejak Minggu (1/6/2025).
Langkah tegas tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) bernomor 19/SKEP/PSSI-KALTIM/V-2025 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Asprov PSSI Kaltim, HM Said Amin. Dalam surat tersebut, Asprov menunjuk tiga sosok sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk menjalankan roda organisasi dan mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan ketua baru.
“Tugas utama mereka adalah menjalankan tahapan KLB sesuai dengan Statuta PSSI 2019, pasal 34,” tulis Said Amin dalam pernyataan resminya.
Tiga nama yang dipercaya sebagai Plt Askab PSSI Paser adalah Syafruddin Duntu, Supono, dan Muhammad Fitriansyah Mubarak. Ketiganya merupakan figur yang sudah tak asing dalam struktur sepak bola Kaltim dan dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi di masa transisi.
Keputusan pembekuan ini juga dibarengi dengan pencabutan SK sebelumnya (09/SKEP/PSSI-KT/IV/2023) yang mengesahkan kepengurusan lama. Asprov PSSI Kaltim menyebut langkah ini sebagai respons atas surat mosi tidak percaya yang dikirimkan oleh sejumlah klub anggota pada 10 Mei 2025, serta hasil rapat darurat Exco Asprov di Samarinda pada 28 Mei 2025 lalu.
“Ini bagian dari upaya menjaga ketertiban administrasi dan kelancaran program organisasi. Kami juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Syahdan selama menjabat sebagai Ketua Askab,” tambah Said.
Salah satu Plt yang ditunjuk, Muhammad Fitriansyah Mubarak, menyatakan pihaknya segera akan berkoordinasi untuk menyusun agenda kerja, termasuk pelaksanaan KLB dalam waktu dekat.
“Kami akan bergerak cepat. Selain KLB, kami juga harus menyiapkan legalisasi klub-klub anggota serta persiapan kompetisi, termasuk Piala Soeratin dan liga daerah lainnya,” ungkap Fitriansyah.
Tak kalah penting, menurutnya, adalah persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang akan digelar di Kabupaten Paser. Sepak bola, sebagai salah satu cabang olahraga unggulan, diharapkan menjadi tumpuan prestasi tuan rumah.
“Ini bukan hanya soal internal organisasi, tapi juga kesiapan kita menyambut Porprov. Paser sebagai tuan rumah tentu ingin memberikan yang terbaik, termasuk dari cabor sepak bola,” pungkasnya.





