
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten sudah mulai menerapkan pembelajaran dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf menilai penerapan kurikulum ini berdampak positif dalam mengembangkan aspek keterampilan dan karakter sesuai nilai-nilai kehidupan bangsa
Hal itu disampaikan Masitah saat menerima kunjungan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim Dr. Khairullah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M.Yunus Syam, Kamis (21/7/2022).
“Kurikulum ini sederhana namun tepat sasaran dalam rangka pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19,”
Wabup Paser, Syarifah Masitah Assegaf
Masitah menyatakan Pemkab Paser sangat mendukung implementasi kurikulum merdeka. Mengingat penerapan kurikulum ini lebih fleksibel dan membuatĀ proses belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa dan juga guru.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Dia berharap, kurikulum merdeka ini mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Paser yang berdaya saing dan lebih berkualitas sejalan dengan visi Paser MAS (Maju, Adil, Sejahtera).
“Kurikulum ini memberikan kebebasan bagi semua komponen satuan pendidikan, mulai dari sekolah, guru, dan siswa, dan ini mengubah konsep pembelajaran kita menjadi berdaya saing dan berkualitas,” kata Wabup. (rh)






