
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Berawal dari kecintaan terhadap seni, seorang pemuda bernama M Sabarudin (35), warga asal Kecamatan Paser Belengkong Kabupaten Paser mampu meraih omzet jutaan rupiah tiap bulannya.
“Alhamdulillah untuk saat ini omzet kami sekitar 5 juta rupiah perbulannya,”
Pelaku Usaha, M Sabarudin
Berbekal keahliannya membuat miniatur kapal dengan berbahan dasar kayu mulai dirintis sejak awal 2022 dan setelah hampir setahun berjalan, kini usahanya telah memiliki dua karyawan yang membantu.
“Saya menjadi pengrajin sekaligus bertindak sebagai bagian pemasaran dan dibantu 2 orang karyawan di bagian produksi,” terangnya.
Dia menjelaskan, adapun bahan dasar yang di gunakan adalah memanfaatkan bahan kayu, triplek, lem dan botol plastik dengan ketebalan tertentu.
“Untuk bahan dasarnya kita sederhana saja, mulai dari kayu hingga botol plastis yang mudah didapatkan disekitar kita,” jelas Sabarudin.
Untuk cara pembuatan, lanjut Sabarudin, dimulai dengan memotong triplek dan kayu dengan ukuran kecil kecil kemudian di bentuk menyerupai objek yg diinginkan.
“Ditambah dengan bantuan lem sebagai bahan perekat untuk menyatukan potongan-potongan triplek dan kayu hingga membentuk seperti kapal sungguhan,” tuturnya.
Baca Juga :
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
- Demi Naik Kelas, 101 Pekebun Sawit Paser Antusias Kuasai Sertifikasi ISPO
- SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Selanjutnya, dilakukan proses pemasangan layar dan lainnya, lalu kemudian melalui tahapan pengecatan yang warnanya bisa menyesuaikan dengan pesanan atau permintaan konsumen.
“Waktu yg di butuhkan untuk 1 buah miniatur tergantung dari tingkat kerumitannya, masing-masing mulai dari 2 hari sampai 3 hari pengerjaan,” kata M Sabarudin. (adv)






