
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Progres pembangunan kembali Pasar Senaken blok A dan B yang terbakar pada awal tahun 2018 silam menghanguskan 804 lapak atau kios pedagang telah mencapai 70 persen.
Hal itu disampaikan saat Asisten Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Paser Ina Rosana bersama Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Paser meninjau proyek pembangunan pasar terbesar di Kabupaten Paser itu.
“Dari informasi yang kita dapat, saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen,”
Asisten Ekonomi Setda Kabupaten Paser Ina Rosana, Selasa (27/10/2020)
Ina Rosana juga menambahkan pembangunan kembali blok-blok pasar Senaken yang sebelumnya terbakar diperkirakan akan rampung akhir tahun ini.
“Pihak kontraktor telah menyanggupi pembangunan bisa selesai akhir tahun ini, bahkan mungkin bisa lebih awal,” ucapnya.
Mantan Camat Tanah Grogot itu juga mengungkapkan, Pemkab Paser awalnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 Miliar untuk pembangunan kembali pasar senaken.
“Namun terdapat pengurangan anggaran untuk penanganan Covid-19, sehingga pekerjaan rehab pasar Senaken hanya Rp15 Milliar yang dilaksanakan sejak Juni lalu,” ungkapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Pembangunan Blok A dan B ini, lanjutnya, nantinya akan diperuntukkan bagi pedagang kelontong, sembako dan pedagang sayur.
“Dari Blok A dan B ini akan digunakan untuk pedagang sayur sebanyak 220 kios dan kelontong serta sembako sebanyak 192 kios,” tuturnya.
Pemkab Paser berkomitmen akan terus memantau pembangunan pasar ini. Ina juga berharap pembangunan dapat selesai sesuai yang direncanakan.
“Kita berharap Desember ini bisa tuntas, dan untuk kapan bisa mulai ditempati segera akan dibahas setelah pembangunannya rampung,” pungkasnya. (red)






