
MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona (Covid-19) Sinovac, Rabu (13/1/2021). Proses penyuntikan vaksin dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Diketahui sebelum proses penyuntikan tekanan darah Presiden RI itu dalam kondisi normal yakni sekitar 130/67 mmHg.
Sebelumnya juga dokter kepresidenan menanyakan beberapa hal tentang kondisi yang dirasakan oleh Presiden Jokowi.
“Saya ditanya: pernah terkonfirmasi positif Covid-19, pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir, pernah mengidap penyakit jantung, atau penyakit lain seperti ginjal? Dan lain-lain. Semua saya jawab tidak,”
Presiden RI Joko Widodo
Jokowi berharap, pasca dirinya disuntikkan vaksin Covid-19. Indonesia kedepan bisa terbebas dari Pandemi Covid-19 yang melanda puluhan negara di dunia.
“Pada pukul 9.42 wib pagi ini, saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksin Covid-19,” ungkapnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Dia menambahkan, vaksin yang akan diberikan ke masyarakat ini telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta penggunaan nya dijamin halal oleh Majelis Ulama Indonesia.
“Vaksin Covid-19 inilah yang lama kita tunggu-tunggu dan baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan MUI menyatakan suci dan halal untuk digunakan,” ucapnya.
Dia juga berharap program vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini dapat berjalan dengan lancar dan segera dilakukan di seluruh Indonesia. (red)






