
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Paser menggelar khitanan massal dengan menggunakan metode modern tanpa jarum suntik, Ahad (24/10/2021)
Kegiatan yang berlangsung di Klinik Raffa Hafi Medika Jalan Cokro Aminoto Kota Tana Paser menyasar anak yatim piatu, anak kaum dhuafaa atau fakir miskin serta anak penghafal Qur’an.
Ketua BSMI Paser, H. Dakran mengatakan dalam kegiatan khitanan massal ini pihaknya menggunakan metode modern.
“Khitanan massal kali berbeda dari kegiatan sebelum-sebelumnya di kabupaten paser, yakni sunat modern tanpa jarum suntik,”
Ketua BSMI Paser, H. Dakran, Senin (25/10/2021)
Dakran menambahkan, ada sebanyak 100 anak yang dikhitan secara gratis menggunakan metode sunat yang pertama kali di lakukan di Paser dalam jumlah besar.
“Semoga masyarakat bisa terbantu dengan adanya pelayanan kegiatan khitanan massal gratis ini,” ungkapnya.
Dia menyebut, ada beberapa keunggulan menggunakan metode sunat ini terutama bagi mereka yang takut terhadap jarum suntik.
“Metode ini minim rasa sakit karena keseluruhan prosedur sunat dilakukan tanpa jarum dan tanpa jahitan,” terangnya.
Baca Juga :
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
- Demi Naik Kelas, 101 Pekebun Sawit Paser Antusias Kuasai Sertifikasi ISPO
- SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
Kegiatan khitanan massal ini terlaksana atas kerjasama BSMI Paser dengan IDI Paser,PPNI Paser, IBI Paser, Tim Medikls Klinik Kusuma Batu Kajang serta BINSIK Paser.
Selain itu, kegiatan ini mendapat dukungan penuh Klinik Raffa hafi medika dan Rumah Qur’an Umar Bin Khattab. (*/rih)






