
MNEWSKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Paser Katsul Wijaya menghadiri dialog jaga pangan yang digelar oleh Kementerian Pertanian Inspektorat Jenderal se- Kalimantan Timur di Hotel Grand Senyiur, Jumat (11/12/2022).
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, turut dihadiri Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Dr. Jan Samuel Maringka mengusung tema Monitoring dan Evaluasi Program Kementerian Pertanian di Provinsi Kalimantan Timur.
Sekda Katsul Wijaya dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa Paser sangat merespon positif dan berkomitmen menjalankan program-program ketahanan pangan.
“Pemkab Paser memiliki SDM dengan kondisi potensi lahan yang cukup luas tersedia di Kabupaten Paser untuk mendukung ketahanan pangan,”
Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya
Dia juga berharap, sinergi seluruh pihak dapat mendukung program-program tersebut, terlebih untuk menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim.
“Kita harapkan juga teman-teman khususnya di dinas pertanian melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan terkusus dari Kementrian Pertanian”, ucapnya.
Sementara itu, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan guna mengantisipasi kebutuhan IKN dengan 1 juta ASN dan keluarganya yang akan datang ke Kaltim. Dia menyebut telah menyiapkan 1000 hektar lahan di Penajam Paser Utara dan 1000 hektar di Kabupaten Paser.
“Insya Allah dengan dua tempat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sementara IKN Nusantara di Kaltim,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Ditengah menghadapi krisis tahun 2023, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah membangun banyak kerjasama dengan provinsi-provinsi terdekat.
“Tidak perlu khawatir apa yang diramalkan krisis ekonomi di tahun 2023, kami akan bekerja keras dan membangun komunikasi dengan provinsi dan kabupaten sekitar,” kata Hadi. (adv)






