
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Gebyar Museum Sadurengas untuk keempat kalinya diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser di arena seni Museum Sadurengas pada 18-21 Juli 2022.
Acara yang dimeriahkan berbagai lomba seni dan budaya seperti lomba mewarnai, melukis, sorong batang, belogo hingga fotografi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Paser, Syarifah Masitah Assegaf, Senin (18/7/2022).
Wabup Paser mengatakan, Museum Sadurengas merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Kesultanan Paser yang menjadi sejarah masyarakat Paser.
Museum yang merupakan eks kediaman Sultan Paser Aji Tenggara pada 1844-1873, lalu digunakan sebagai istana kesultanan pada masa kepimpinan Sultan Ibrahim Khaliludin.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Didalamnya tersimpan berbagai benda-benda
diantaranya: Al Quran tua bertulis tangan, tempayan guci kuno peninggalan Dinasti Yuan, perlengkapan salat dan alat-alat rumah tangga seperti tempat sirih, sudu tinjau, geta bungau, sempowa dan pelita.
Selain itu, terdapat pula alat-alat kesenian dan pakaian Kesultan Paser, dan meriam kuno peninggalan Portugis dan peralatan yang digunakan untuk perang seperti keris, batu mujat, mandau, tongkat kepala naga, pistol dan sumpit.
“Museum Sadurengas dengan berbagai sejarahnya didalamnya saat ini menjadi ikon budaya dari Bumi Daya Taka yang kita cintai ini,”
Wabup Paser, Syarifah Masitah Assegaf
Masitah mengapresiasi dan mendukung agenda tahunan yang dihelat oleh Disdikbud Paser ini. Menurutnya kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kreativitas serta kecintaan dalam melestarikan budaya daerah.
“Kita bisa melihat antusiasme para pelajar dan masyarakat mengikuti berbagai perlombaan dalam menyambut Gebyar Museum Sadurengas ke-IV,” ucapnya.
Wabup juga mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan perekonomian disektor pariwisata melalui pelestarian adat budaya yang dimiliki.
“Dengan pelestarian adat budaya, sejalan dengan visi Paser MAS yang Maju Adil dan Sejahtera yakni mendorong perekonomian masyaraka yang mandiri dan berdaya saing,” kata Wabup.
Turut hadir dalam pembukaan Gebyar Museum Sadurengas ke-IV, Sultan Paser Jarnawi, Kadisdikbud Paser M Yunus, Kadinsos Abdul Kadir serta Forkopimcam Paser Belengkong. (adv)






