
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Evaluasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual diruang Rapat Sadurengas, Senin (31/10/2022).
Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian itu menyampaikan pengendalian inflasi di Indonesia memerlukan sinergitas antar stakeholder.
“Pengendalian inflasi perlu kerjasama stake holder dari pusat hingga ke daerah sehingga harus terus dijaga dan ditingkatkan,”
Mendagri Muhammad Tito Karnavian
Tito pun meminta, seluruh jajaran pemerintahan dan stakeholder dari pusat dan daerah untuk melakukan monitoring secara rutin dan menargetkan daerah-daerah segera melakukan upaya peningkatan inflasi.
Yang menarik, selain mempersilahkan beberapa nara sumber dari Kementeria Perdagangan, Pertanian, Kejaksaan, Kepolisian dan TNI, Mendagri juga menyampaikan data -data tingkat implasi daerah tertinggi maupun terendah , dan termasuk realiasi keuangan.
Baca Juga :
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
- Perbaikan Infrastruktur Jalan di Paser Ditargetkan Tuntas Bertahap
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
Wabup Masitah usai rapat segera merespon arahan Mendagri. Dimana ia meminta seluruh jajarannya untuk melakukan langkah konkrit.
“Rabu ini kita gelar rapat seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Camat juga harus diundang, biar kita tahu upaya para Camat dalam pengendalian inflasi masing-masing wilayahnya,” kata Wabup.
Berdasarkan pantauan Disperindag Kabupaten Paser, harga masih dalam batas kewajaran. Kenaikan diketahui terdapat pada beberapa komoditi hanya terjadi beberapa barang yang didatangkan dari luar daerah. (adv)






